Friday, April 4, 2014

Celoteh mahasiswa semester akhir

Selamat malam teman-teman, entah kenapa malam ini lagi pengin nulis. ya udah mumpung lagi buka akun google sekalian aja nulis blog. memang  agak jauh dari judul blognya yang biasa membahas review-review mobil dalam bahasa inggris. yang belum kenal saya, perkenalkan nama saya melky saya seorang mahasiswa jurusan teknik informatika yang berkuliah di salah satu universitas swasta di kota yogyakarta. saat ini saya sudah memasuki semester 8. Berarti sedang skripsi dong? ya banyak yang bilang seperti itu. tapi perjalanan kuliah saya agak kurang lancar, bukannya saya kurang pintar (hehe menurut saya lho ini) tapi sedikit tersendat karena di kampus saya sebelum seorang mahasiswa mengambil skripsi (kalau di kampus saya namanya Tugas Akhir) diharuskan menyelesaikan Kerja Praktek. Sesuai dengan jurusannya dalam kerja praktek saya membuat aplikasi berbasis desktop


Mungkin bagi teman-teman yang adalah seorang programmer handal mungkin tidak akan kesulitan dalam membuatnya. Ya saya pun bisa si sedikit-sedikit, tapi selain membuat program itu sayapun harus membuat laporan kerja praktek juga mulai dari latar belakang sampai penutup. kebetulan saya mendapatkan dosen pembimbing yang agak perfectionist jadi laporan kerja praktek pun harus sesuai dengan apa yang beliau inginkan. semangat saya sempat membara ketika deadline laporan kerja praktek akan segera habis. sebulan sebelum deadline saya berjuang untuk bimbingan tiap ada kesempatan. alhasil sampai di bab 3 laporan kerja praktek saya di acc. aplikasinya pun saya coba untuk kerjakan. tapi apa daya waktupun habis. saya terlalu santai ketika awal-awal waktu memulai bimbingan kerja praktek. dan akhirnya saya mengajukan perpanjangan 1 semester lagi untuk menyelesaikan laporan kerja praktek tersebut. agak sedih juga ketika kita lulus tidak tepat waktu, tapi saya mencoba menghibur diri menanamkan rasa tabah dan semangat karena hidup ini tidak hanya tentang kita lulus tepat waktu, kita pintar di sekolah/kampus, tapi bagaimana kita hidup. kita harus menjalani hidup dengan sukacita, tapi tetap dalam aturan agama. semangatpun menggebu, sehingga saya ingin segera memperbaiki bab 4 yang terus menerus revisi. dan ketika semangat itu ada tiba-tiba..... CPU saya mati, setelah dicek ternyata harddisknya yang rusak. saya pun berinisiatif untuk memperbaiki hard disk tersebut (walau pun dengan usaha membawanya ke tukang service). Namun harddisk tidak bisa terselamatkan katanya head hard disknya kena. jadi gak bisa diperbaiki. jleeeeb, "terus kalau direcovery datanya bisa?" tanya saya. "bisa mas, sambil menyodorkan list tarif recovery harddisk" dan saya lihat daftar harganya "anjriiiitt" 700ribu untuk recovery hard disk dengan kapasistas 320GB. "gak bisa diperbaiki tapi kok recovery data bisa",pikir saya. yes!! bisnis is bisnis.


Setelah itupun saya malas untuk melanjutkan mengerjakan Laporan kerja praktek saya dengan alasan data-data saya hilang dan saya harus memulai dari awal. mohon jangan ditiru yaa,hehe.. sekedar pesan dari saya. back up data-data kita tidak hanya di hard drive. tapi kan sekarang semua sudah cloud (awan) kita bisa simpan di hosting data gratis seperti di 4shared, mediafire, indowebster, ataupun email kita. itulah pengalaman (buruk) saya di semester akhir ini. minta do'anya biar bisa dapet mood lagi dan bisa lulus secepatnya. amiinn.....

Monday, March 3, 2014

Review Film Wedding Dress


Kebetulan minggu ini saya ada tugas mata kuliah pengembangan kepribadian untuk mereview dari beberapa judul film yang ada dilist dosen. setelah diacak ternyata saya mendapatkan film yang berjudul Wedding Dress. Film korea!! itu yang ada di otak saya pada pertamakali, tapi cover film tidak mencerminkan seperti film korea pada umumnya yang menceritakan tentang percintaan anak muda. ternyata setelah saya tonton filmnya lumayan menarik dan menyedihkan, haha tapi gak sampai menangis si. Wedding Dress merupakan judul film yang menceritakan kisah seorang ibu sebagai desainer gaun pengantin bernama Go Woon yang berjuang untuk selalu menjaga seorang anak perempuannya yang bernama Sora meskipun dia sedang menderita penyakit kanker lambung. Go Woon adalah seorang single parent karena ayah Sora sudah meninggal dunia. Sementara Sora adalah seorang anak yang cukup cerdas menurut saya tapi terkadang dia keras kepala terhadap nasehat ibunya misalkan untuk bisa berbagi makanan ataupun minuman dengan orang lain dia berfikir itu adalah hal yang jorok dan bisa membuat muntah, selain itu jika perkiraan cuaca memperkirakan akan hujan Sora selalu malas untuk membawa payung padahal ibunya sudah mengingatkan berkali-kali. Sora diceritakan sebagai anak yang tertutup dan tidak bisa bergaul dengan baik dengan teman-teman sebayanya. Mungkin karena sering ditinggal oleh ibunya untuk bekerja sehingga kurang diperhatikan. Dan  Sora menjadi anak yang terlalu dewasa lebih dari usianya. Setiap kali ibunya mengantarkannya ke tempat kursus balet, Sora justru masuk di kelas Taekkyon di ruangan sebelahnya karena takut akan temannya Gina yang dalam film ini berselisih dengan Sora yang berawal mula suatu saat Gina kehausan dan tanpa sengaja meminum minuman milik Sora sehingga Sora mengejek Gina sebagai pengemis. Dan sejak saat itu Sora dan Gina tidak pernah akuh di sekolah maupun di kelas balet.
Pada suatu momen Go Woon merasa kasihan kepada anaknya karena tahu kejadian yang membuat dia tidak punya teman karena waktu itu dia dipanggil guru sekolahnya karena anaknya berselisih lagi dengan Gina ketika jam makan siang. Dan sang Ibu berubah yang tadinya adalah penggila kerja menjadi lebih perhatian terhadap anaknya. Bahkan Sora sering diajak ke kantornya. Namun setelah Go Woon tahu tentang penyakit kanker yang dideritanya, Sang Ibu memutuskan untuk lebih banyak menghabiskan waktunya dengan anak semata wayangnya. Ia tahu kalau umurnya tidak akan lama lagi. Sora agak kaget dengan perubahan yang dialami ibunya. Ibunya selalu menanyakan apa yang diinginkan Sora lalu membelikan semua yang diinginkannya. Karena ia mengetahui bahwa hidupnya tak akan lama lagi maka ia berusaha menjadi ibu yang baik untuk sora. Go Woon selalu berusaha tampil ceria di depan semua orang. Suatu malam Sora mengatakan akan piknik keesokan harinya. Go Woon semalaman tidak tidur karena ingin membuatkan bekal untuk walaupun dia tidak pandai memasak. Namun keesokan harinya hujan turun. Tapi Go Woon punya inisiatif untuk mengajak ke pantai karena di pantai tidak hujan. Sepulang piknik mereka mampir ke rumah Kakak Go Woon untuk makan malam, ketika tengah berdoa Go Woon jatuh pingsan. Lalu di RS barulah Dokter mengatakan pada kakaknya bahwa Go Woon menderita Kanker lambung.
Pada hari ulang tahun Sora, ibunya membelikan Sola sepeda baru dan melatihnya untuk bersepeda. Namun ketika di tengah latihan Go Woon mulai berkunang-kunang dan merasakan kesakitan. Beberapa waktu kemudian ibunya dirawat di Rumah sakit, ia berusaha mengabulkan semua permintaan ibunya, menyisir rambut sendiri, berteman dengan orang lain berbaikan Gina. Lalu mengajak teman-temannya menjenguk ibunya . Pergi les Balet dan berusaha tampil dalam pertunjukan karena ibunya selalu ingin melihat Sora tampil di atas panggung. semua permintaan ibunya selama ini ia kabulkan. Sampai ibunya pun bisa melihat Sora menari balet. Puncaknya ketika ia sedang bermalam di rumah sakit. Keadaan ibunya sudah semakin parah saja, ia naik ke atas ranjang rumah sakit dan tidur bersama ibunya. Pagi harinya Sora terbangun di samping ibunya dan menyadari bahwa ibunya sudah tiada lalu Sora turun dari ranjang dan berjalan menutup pintu kamar rumah sakit. Di luar, ia berusaha keras menahan tangis dan akhirnya dia tidak bisa menahan tangisnya lagi ketika Dokter datang untuk memeriksa ibunya yang sudah tiada. Akhirnya pada bagian terakhir film Sora pulang dari sekolah dengan membawa payung ketika pulang sekolah. Dan ada waktu Sora dewasa mengenakan gaun pengantin yang dibuat ibunya untuk Sora sewaktu dia kecil.

Friday, September 27, 2013

2013 Ram Black Edition Review

Starting with 20-inch black aluminum wheels, it also adds a black front fascia with fog lamps, black grille surround with black hex-link inserts, black rear bumper and black Ram’s head badges on the grille and tailgate. All body-side badging has been removed.
 2013 Ram Black Edition Review
The Ram Black Express also features premium bi-functional halogen projector headlamps with black bezels, 15 amber LEDs for park/turn/position lamp and three amber LEDs for the side marker. The taillamps also include black finishes and are comprised of 15 red LEDs with three red LEDs for the side markers.
The 2013 Ram Black Express is available in two- and four-wheel-drive models and a choice of regular cab, quad cab or crew cab body styles.
Ram Black Express pricing starts at $26,955, plus $1,095 destination charge. The 2013 Ram 1500 Black Express will begin reaching dealerships in July 2013.

Friday, May 17, 2013

2013 Koenigsegg Agera Review

Koenigsegg differs from other low volume hypercar manufacturers by the fact that they develop and manufacture their own machines at home. Most observers and / or competitors see this as more or less impossible or too expensive to even consider. Koenigsegg has proved them wrong, year after year.
 2013 Koenigsegg Agera Review



Not only engine developed in-house, they also have the leading characteristics in many important areas. They are hypercar engine the lightest and most compact in the world, weighing only 197kg complete with flywheel, clutch, dry sump system, Inconel exhaust manifold and turbocharger. The low engine weight is quite astonishing as the Agera engine also has the leading power and torque characteristics. Koenigsegg liter V8 bi-turbo 5 developed more than 960 hp on 95 octane regular fuel. The Agera has over 1000 Nm of torque from 2,500 rpm and 1,100 rpm 3500-6000 nm, with great flexibility.

Koenigsegg engines also meet all the required emission standards in the world. It's nothing short of staggering, considering their size and strength.
Moreover, no other production engine in the world, regardless of car type, has the same amount of power potential compared to the EU cycle average CO2 emission (310g of CO2) or cycle fuel consumption (14,7 liter per 100 km / 16mpg). But what makes Koenigsegg most proud is how drivable, smooth, responsive, torquey and reliable the Agera engine - especially given the extreme performance.
Agera engine meets the most stringent environmental regulations in the world, EU5 and LEV2, and provide significant power increase compared to previous Koenigsegg engines.
Agera is equipped with the latest ABS technology, which is based on a lightweight high-performance gaming systems. This system allows the ABS function to react to differently depending on performance mode. Furthermore the ABS braking system operates on a large 392 × 36 mm and 380 × 34mm ventilated and drilled ceramic discs, for unparalleled braking performance and zero fade regardless of track or road condition.
The Aerodynamics of the Agera are honed and perfected in CFD and wind tunnel testing to make sure. Best results over the years even with the large dynamic rear wing, the resistance of the Agera is only Cd 0.33 with high speed mode and Cd 0.37 in track. Though the Agera is a full 2 ​​meters wide, it only has a frontal area of ​​1.87m ². This results in a Cd * A value of only 0.62 and thus a theoretical top speed of around 440 km / h (Agera R), given the gear ratio and power available. All Agera models are limited to 375 km / h in standard mode, but can be unlocked by Koenigsegg for shorter periods when all necessary conditions are met, such as road condition, tire wear, service level of car etc. are in full-accelerating mode by opening the system settings through infotainment.

Saturday, April 27, 2013

2014 Chevrolet Camaro SS Review

The 2014 Camaro models feature a revised exterior design that integrates high-performance aerodynamics for more efficient cooling and stability at high speeds.
 2014 Chevrolet Camaro SS Review



Compared to the previous model, the design represents a strong visual change front and rear, resulting in a wider, lower, more contemporary appearance. The functional hood vent on the Camaro SS helps reduce heat and aerodynamic lift. Moving to the rear, the sculptural decklid, horizontal lamps and diffuser complete the powerful statement.

The new seats, feature aggressive bolsters for high-performance driving, as well as seat cutouts inspired by the five-point harnesses found on racing seats. To save weight, both front seats incorporate manual adjustment.